About
Thursday, July 16, 2020
Saturday, April 25, 2020
Formulir pendaftaran online MTs Bahrul Ulum Genukwatu 2020/2021
12:30 PM
No Comments
Formulir pendaftaran online MTs. Bahrul Ulum Genukwatu bisa klik alamat dibawah ini
http://tiny.cc/ppdbmtsgenukwatu
atau
klik disini
http://tiny.cc/ppdbmtsgenukwatu
atau
klik disini
Bukan dari pemerintah, puluhan paket sembako mendarat di madrasah
Jombang – kurang lebih tujuh puluhan paket sembako mendarat
di lembaga lembaga yang bernaung di yayasan pendidikan islam Bahrul Ulum
Genukwatu sabtu pagi (25/04).
Bukan dari Pemerintah, bantuan tersebut merupakan sumbangan berbagai donatur dari Jakarta yang di motori oleh ibu Masyitoh.
Ibu Masyitoh sendiri merupakan alumni MTs. Bahrul Ulum
Genukwatu tahun 1998 yang kini tinggal di kompleks perumahan Halim Perdana
Kusuma Jakarta dan juga sebagai guru
ngaji.
Adanya bantuan sembako tersebut dirasa sangat membantu meringankan beban para guru ditengah wabah pandemi Covid-19.
Selain bantuan untuk guru dan karyawan, para donatur yang di
motori oleh ibu masyitoh tersebut juga menyasar para anak yatim di wilayah desa
genukwatu dan sekitarnya.
“Kami mengucapkan
terimakasih banyak kepada para donatur dan juga ibu masyitoh atas bantuan yang
diberikan. Apalagi ini di bulan suci ramadhan, semoga rejeki bapak/ibu di beri
keberkahan. Amin” tutur bapak mukhlas salah satu guru MTs. Bahrul Ulum genukwatu.
Tuesday, April 21, 2020
Puasa Bedug??
Halo sobat MTs.. Hemmm… bentar lagi udah masuk bulan ramadan ya.. percaya gak, kalo survey
yang kami lakukan di Madrasah MTs.
Bahrul Ulum Genukwatu menunjukkan bahwa 98%
siswa pada saat masih kecil dulu pernah melakukan puasa setengah hari
(puasa bedug).
kepikiran nggak?? gimana sejarahnya kok bisa dibilang puasa
mbedug?
Ok.. Mari kita cari tau kenapa kok bisa dibilang puasa
mbedug.
“Bedug” merupakan suatu alat yang digunakan untuk memberikan
tanda ketika sudah mulai masuk waktu shalat pada zaman dulu. Karena dulu belum
ada pengeras suara seperti sekarang
Dulu suara bedug dapat terdengar hingga radius kiloan meter
karena masih jarang gedung-gedung seperti saat ini, sehingga alat ini tepat
bila digunakan untuk memberi peringatan waktu shalat.
“Bedug” sendiri identik dengan waktu shalat dzuhur sehingga
banyak orang yang mengatakan waktu
dzuhur adalah “bedug”.
Puasa bedug merupakan inisiatif para orang tua mengajari
anaknya yang masih belum baligh untuk melakukan ibadah puasa. Jika anak
langsung diajarkan puasa secara penuh (magrib) maka akan banyak anak2 yang
menjadi trauma karna terlalu beratnya melakukan ibadah puasa sehingga sebagai
media belajar anak untuk berpuasa anak boleh melakukan puasa mbedug atau puasa
separoh hari.
Apakah kamu
juga pernah puasa mbedug? :) /irw
Thursday, April 16, 2020
Kolaborasi Dengan STKIP JOMBANG, Tim Jurnalis MTs. Bahrul Ulum Genukwatu Terbitkan Buku “All About Genwa & Antologi Cerita Sejarah Desa Genukwatu”.
Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara KKN PPM kelompok
10 STKIP PGRI Jombang bersama Siswa siswi MTs. Bahrul Ulum Genukwatu melalui
kelas Jurnalis.
Dalam buku ini terdapat berbagai cerita pendek yang cukup
unik serta kaya akan budaya yang dikumpulkan dari beberapa narasumber yang ada
di desa Genukwatu. Melalui kisah sejarah yang disajikan secara fiksionalisasi
baik tokoh, tempat maupun waktu, pembaca diajak memahami sejarah desa melalui
cerita masa kini.
Dalam penyusunannya, tim dibagi menjadi 2 kelompok yaitu tim
narasi dan tim deskripsi.
Tim narasi bertugas menggali cerita yang berkembang terkait
sejarah Desa sedangkan tim deskripsi menggali data data kependudukan serta keadaan geografis masing
masing dusun yang ada di desa Genukwatu. Kegiatan tersebut membutuhkan waktu
pengerjaan selama 2 minggu.
Al hasil buku dengan judul “all about Gen-wa & Antologi
cerita sejarah desa Genukwatu” secara resmi dirilis saat penutupan kegiatan KKN
PPM STKIP PGRI Jombang di Balai Desa Genukwatu.
Hal ini membuktikan bahwa MTs.Bahrul Ulum Genukwatu berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang peduli akan sejarah melalui karya tulis. Az
Thursday, April 2, 2020
Pendaftaran peserta didik baru mts. Bahrul ulum Genukwatu 2020 / 2021
MTs. Bahrul Ulum Genukwatu membuka pendaftaran peserta didik baru 2020/2021
pendaftaran dapat dilakukan melalui kordinator sesuai yang ada di brosur ataupun melalui online dengan cara klik disini
pendaftaran dapat dilakukan melalui kordinator sesuai yang ada di brosur ataupun melalui online dengan cara klik disini
Wednesday, November 6, 2019
Makin sering terlambat, Makin hafal surat Yasin.
![]() |
Penanganan dari sekolah/madrasah
mutlak diperlukan agar prilaku buruk tersebut tidak menjadi kebiasaan, namun
kadang hukuman yang diberikan malah membuat trauma bagi siswa sehingga dapat
menimbulkan dampak psikis yang ujung ujungnya siswa tersebut malah memilih
untuk membolos daripada harus menerima hukuman. Oleh kerena itu guru harus jeli
dalam memilih metode untuk melakukan penanganan terhadap siswa yang sering
terlambat.
Hukuman secara fisik
seperti push up, shit up dll dirasa tidak dapat menyelelaikan masalah, yang ada
malah siswa merasa tertekan sehingga akan memproteksi diri dari guru yang
menangani, hal itu akan merugikan kedua belah pihak karena proses pembelajaran
tidak akan berjalan lancar.
Dalam kasus ini, perlu
adanya metode penanganan yang baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,
seperti yang sudah dijalankan di MTs. Bahrul Ulum Genukwatu, hukuman-hukuman
secara fisik dirasa tidak mampu menyelesaikan masalah keterlambatan siswa,
sehingga trobosan baru dijalankan sejak 1
tahun yang lalu (2013) dimana siswa yang terlambat diwajibkan untuk membaca
surat yasin.
Selain itu
diperlukan kebersamaan dari pendidik
serta sosok guru yang mudah berkomunikasi dengan siswa sehingga siswa akan merasa
nyaman saat menjalani kewajibannya membaca yasin. Alhasil pendekatan dengan komunikasi yang
tepat serta metode yang tepat pula kini siswa yang sering terlambat merasa malu
terhadap guru yang sering menanganinya. “Dilain sisi karena sering membaca
yasin justru mereka dapat mengungguli teman-temannya dalam menghafalkan yasin”.
Ujar salah satu guru yang sering menangani anak trlambat.
Sunday, February 24, 2019
Bapak/ibu walimurid, saya minta maaf.
![]() |
| essay kelompok 3. nabilla, ela, risa, silma |
Bapak/ibu
walimurid saya minta maaf, terkait itu anak anak saya suruh untuk benar benar
memegang limbah popok yang saya ambil dari sungai dengan menggunakan tiga jari
meskipun setelah itu kita cuci tangan bersama di madrasah.
Bapak/ibu..
harapan saya kecil, saya ingin menanamkan pada alam bawah sadar mereka bahwa
membuang popok/sampah ke sungai bukanlah solusi mengatasi masalah melainkan
membuat masalah masalah baru di masyarakat.
Bapak/ibu
kini anak anak sudah mampu menyampaikan buah pikirannya melalui karya tulis
(essay) terkait pandangan mereka mengenai pencemaran lingkungan sekalipun masih
berkelompok.
Bapak/ibu
jika yang saya lakukan ini memang benar , saya hanyalah bertindak sebagai
pemicu yang selanjutnya membutuhkan banyak dukungan dari lingkungan terdekat
mereka (keluarga) agar karakter ini benar benar tertanam pada alam bawah sadar
mereka. namun jika yang saya lakukan ini salah, saya minta maaf.
Bapak/ibu
ajaklah mereka berdiskusi mengenai masalah masalah terkait pencemaran
lingkungan.
Contoh nyata dari bapak/ibu sangat diperlukan guna menuju generasi indonesia yang lebih baik.
Stop membuang sampah disungai!.
Contoh nyata dari bapak/ibu sangat diperlukan guna menuju generasi indonesia yang lebih baik.
Stop membuang sampah disungai!.
Thursday, January 24, 2019
Trik mudah mengcopy rekap hasil simulasi uambn-bk ke microsoft excel
1. buka komputer server > masuk
pada Web UAMBNBK (offline)
2. klik hasil UAMBN > SHUAMBN
3. Klik All agar semua siswa tercopy
4. Blok (menggunakan Mouse) seluruh
tabel seperti gambar dibawah hingga siswa terakhir
5. Buka Microsoft excel > Paste di cell A1 (bukan paste spesial)
6 . atur
format sesuai dengan keinginan.
Saturday, January 5, 2019
Harlah madrasah ke 54, unit usaha “toko Bahrul Ulum” jadi agen air minum kemasan berlogo NU
3:35 PM
No Comments
Genukwatu
– peringatan hari lahir MTs. Bahrul Ulum Genukwatu ke – 54 akan
dilaksanakan pada hari minggu, 06 januari 2019, namun kesibukan mulai terasa
beberapa hari sebelumnya. Tak hanya panitia, para peserta didik juga mulai
membersihkan kelas serta lingkungan madrasah guna turut mensukseskan acara
tersebut.
Memang
spesial.. diulang tahun ke 54 ini MTs. Bahrul Ulum terus berbenah guna
meningkatkan kualitasnya sebagai lembaga pendidikan yang bernaung di LP. Maarif
NU.
Tak hanya
meningkatkan mutu pendidikan, MTs. Bahrul Ulum Genukwatu juga berupaya mengepahkan
sayap dalam hal kemandirian. melalui unit usaha Toko Bahrul ulum yang dimiliki
madrasah, secara resmi MTs. Bahrul Ulum Genukwatu menjadi agen air minum
kemasan bermerek “amnudai”. “besok, bertepatan dengan hari ulang tahun madrasah
ke 54 akan kita umumkan peresmian ini” ujar kepala Madrasah Bpk. H. Moh.
Mahrus, BA.
Air minum
dalam kemasan berlogo Nahdlotul Ulama’ sendiri dipilih karena selain dapat memberikan
sumbangsih terhadap perekonomian di organisasi Nahdlotul Ulama’ secara umum, juga dapat memberikan pesan bahwa MTs.
Bahrul Ulum Genukwatu berkomitmen terhadap ajaran ahlussunnah wal jama’ah annahdliyah.
"Secara teknis pendistribusian akan kami pusatkan di madrasah sehingga jika ada lembaga, walimurid, organisasi, maupun masyarakat yang membutuhkan produk ini, kami bisa suply".irw
"Secara teknis pendistribusian akan kami pusatkan di madrasah sehingga jika ada lembaga, walimurid, organisasi, maupun masyarakat yang membutuhkan produk ini, kami bisa suply".irw
Monday, October 29, 2018
Langgengkan Hadrah siswa MTs. Bahrul Ulum Genukwatu ikut Jamiyah Ishari
![]() |
| M. Nur Afandi yusuf (Kiri) dan M. Agus Hafiz (kanan) Siswa MTs. Bahrul Ulum yang mengikuti jam'iyah ishari |
Tak
hanya para santri, peserta apel juga datang dari berbagai jam'iyah diantaranya Ikatan
Seni Hadrah Indonesia atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Ishari. setelah
apel, jam'iyah tersebut tampil mengiringi pelepasan kirab hari santri dengan
membaca sholawat ala ishari (Hadrah)
Menurut
portal www.nu.or.id Hadrah sendiri merupakan kesenian islam nusantara yang
lahir sebelum kemerdekaan indonesia. Pada masa penjajahan,dimana kebebasan
berkumpul masyarakat pribumi diawasi dengan ketat, kegiatan kesenian hadrah berperan penting
dalam aktifitas konsolidasi para ulama untuk membahas masalah-masalah
keummatan, karena izin yang diberikan oleh pemerintahan penjajah dimanfaatkan
para ulama untuk musyawarah.
Setelah
masa kemerdekaan, ketika gerakan penyebaran paham komunis berkembang pesat,
termasuk penyebaran melalui media kesenian dan budaya, maka atas inisiatif KH
Abdul Wahab Hasbullah yang saat itu menjadi Rais Am PBNU, kelompok-kelompok
hadrah yang sudah eksis melaksanakan pembacaan shalawat hadrah itu diorganisir
untuk menandingi kelompok-kelompok kesenian dan budaya milik PKI.
Seiring
perjalananya, jamiyah ishari mengalami pasang surut. hal tersebut lantas
mendorong para steak holder untuk selalu berinovasi agar seni hadrah tetap
langeng dan diminati oleh masyarakat, salah satunya dengan melibatkan para
pemuda dalam berbagai kegiatan
M.
Nur Afandi Yusuf (15) merupakan salah satu dari puluhan siswa MTs.
Bahrul Ulum Genukwatu yang masih aktif dalam kegiatan tersebut.
pemuda asal dusun Sumbersari itu mengaku mengikuti kegiatan ishari sejak masih
duduk dikelas V. kini diusianya yang masih belia berbagai event sudah pernah
diikutinya mulai dari tingkat dusun hingga antar kota. "dulu saya ikut
diajak teman setelah tertarik saya kemudian membeli seragam dan ikut di
berbagai kegiatan, paling jauh pernah mengikuti kegiatan di kabupaten
Blitar" ujarnya.
Thursday, October 11, 2018
Keluarga besar MTs. Bahrul Ulum Genukwatu turut andil ringankan derita korban gempa di Palu, Sigi dan Donggala.
9:05 AM
No Comments
Rasa empati terus berdatangan untuk para korban gempa dan Tsunami di Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah. Kali ini datang dari keluarga besar MTs. Bahrul Ulum Genukwatu Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang.
Tidak hanya guru dan siswa, walimurid juga ikut andil guna meringankan derita yang dialami oleh para korban bencana dengan cara penggalangan dana.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai hari senin - rabu (10/10/2018), “ alhamdulillah hingga hari terakhir (10/10) donasi dari bapak/ibu guru serta walimurid sudah terkumpul Rp. 3.255.000,-,teknisnya ini semua akan kita salurkan melalui Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Cabang Jombang untuk diteruskan ke sana”. Ujar Bpk. H. Moh. Mahrus, BA Kepala MTs. Bahrul Ulum Genukwatu.
Selain dapat meringankan penderitaan korban bencana, ada beberapa manfaat yang dapat dipetik dari adanya kigiatan ini diantaranya menumbuhkan rasa kepedulian peserta didik terhadap sesama sebagai hasil akhir dari sebuah proses belajar. “kita berharap anak anak dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini, sehingga dalam dirinya tumbuh rasa kepedulian terhadap sesama”. Pungkas Bapak kepala madrasah.irw
Wednesday, September 19, 2018
Tonggak hidup dan matinya islam ada ditangan pemuda
![]() |
| Kepala MTs. Bahrul Ulum Genukwatu Bpk. KH. Moh. Mahrus BA, saat memberikan tausiyah pada peringatan 10 Muharram |
Dibalik penetapan
tahun hijriah, ada makna yang tersirat bahwa generasi muda mempunyai peran yang
sangat penting bagi perkembangan islam, kala itu ketika islam mulai berkembang di berbagai
wilayah di timur tengah, Gubernur irak
Abu musa al asyari memberikan surat usulan kepada khalifah Umar bin khattab agar islam
mempunyai perhitungan tahun sendiri. Hal tersebut lantas disetujui oleh Umar
Bin Kattab dengan menunjuk para pemuda
islam yang cerdas diantaranya Usman bin Affan, Ali bin Abithalib, Abdurrohman
bin Auf, Sa’ad bin abi waqas, thalhah bin abdillah serta zubair bin awwan
sebagai perumus tahun baru islam.
Berbagai
usulan muncul dari pertemuan itu diantaranya perhitungan tahun baru islam
dimulai dari hari kelahiran nabi Muhammad SAW, ada juga usulan perhitungan tahun baru islam dimulai dari bulan Ramadhan karena turunnya Alquran, ada juga usulan dimulai dari bulan rojab karena ada peristiwa isro' mi'roj, sedangkan ali bin abitholib mengusulkan perhitungan tahun baru islam dimulai dari hijrahnya
nabi Muhammad dari makkah ke madinah, pada akhirnya usulan dari ali bin abi
tholib lah yang di sepakati sehingga perhitungan tahun baru islam menggunakan
Hijriah.
Alasan
Khalifah Umar bin Khattab mengumpulkan para pemuda sebagai perumus kalender
Hijriah karena pemudalah yang menjadi tonggak hidup dan matinya islam dimasa
yang akan datang.
Dalam tausiyahnya
pada peringatan 10 Muharram di MTs. Bahrul Ulum Genukwatu (18/9) kemarin, Bpk
H. Moh. Mahrus, BA mengajak para peserta didik untuk dapat meneladani serta mengambil
hikmah dibalik penetapan tahun baru islam dengan menjadi pemuda islam yang
berkualitas.
Menurut beliau,
dikutip dari muqoddimah kitab Tahliyah karangan Sayyid Muhammad diantara ciri ciri pemuda yang
berkualitas adalah Pemuda yang kuat dan tinggi cita citanya, Pemuda yang dapat mengendalikan nafsunya, serta Pemuda yang
baik akhlaqnya.
“sepuluh, dua puluh
tahun kedepan pemudalah yang menentukan masadepan islam, oleh karena itu, anak
anak harus menjadi pemuda islam yang berkualitas” Pungkasnya. irw
Monday, September 10, 2018
SUASANA HARU SELIMUTI UPACARA HARI OLAHRAGA NASIONAL DI LAPANGAN YPI. BAHRUL ULUM GENUKWATU
Siaaaap grak! Terdengar lantang para pemimpin regu sedang menyiapkan pasukannya, suara gemerisik dari para peserta upacara menjadi hening seketika pertanda upacara dalam rangka memperingati hari olahraga nasional tahun 2018 di lingkungan YPI. Bahrul Ulum Genukwatu telah dimulai.
Pagi itu (9/10) sekitar 700 an peserta dari Tsanawiyah dan MI
Islamiyah genukwatu mengikuti jalannya upacara yang dilaksanakan di Lapangan
YPI. Bahrul Ulum Genukwatu.
Hal tersebut lantas dimanfaatkan oleh masing masing lembaga
untuk memberikan ucapan terimakasih kepada para atlet olahraga yang telah
mengharumkan nama madrasah di tingkat kecamatan setelah berhasil memborong
piala dari berbagai perlombaan tingkat kecamatan dalam rangka memperingati HUT
RI ke 73 agustus lalu.
Diawali pembacaan pancasila oleh Pembina dan diikuti oleh
seluruh peserta upacara, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan piagam
penghargaan kepada para atlet berprestasi baik dari MTs maupun dari MI.
Kejutan pun terjadi, bersamaan dengan penyerahan piagam
pertama, lagu berludul “Bright as the sun” yang sedang hangat di Asian
Game tiba tiba terdengar dari pengeras suara yang digunakan dalam upacara
tersebut. Sontak hal itu membuat rangkaian upacara diselimuti rasa haru yang
kemudian membuat sebagian peserta menyembuyikan pandangan karena tampak mulai
berkaca kaca. Tak kuat menahan air mata Bpk. Murtadlo (waka kesiswaan sekaligus guru
olahraga) di MTs. Bahrul Ulum Genukwatu memilih menyendiri dibelakang para
peserta Upacara untuk menutupi rasa harunya.irw
Saturday, September 1, 2018
Ratusan siswa MTs. Bahrul Ulum Genukwatu gelar manasik haji
![]() |
| Peserta didik MTs. Bahrul ulum Genukwatu menggelar praktek manasik haji |
Dalam kegiatan ini, para siswa
mempraktikan seluruh rukun haji. Diawali dengan pemberangkatan dari Madinah
menuju Kota Mekkah. Selanjutnya, mereka mengambil miqat di Bir Ali yang
dilanjutkan dengan menggunakan pakaian ihram melaksanakan tawaf Qudum.
Setelah itu para siswa ini
melaksanakan wukuf di Arafah dilanjutkan menuju Musdalifah, mengambil batu.
Dari Musdalifah bergeser menuju Mina untuk melempar Jumroh. Setelah itu, mereka
kembali ke Mekkah untuk tawaf Ifadah.
Kepala MTs. Bahrul Ulum Genukwatu,
Bpk. H. Moh. Mahrus, BA menuturkan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka
membekali siswa tentang tatacara melaksanakan ibadah haji.
Untuk diketahui bersama, kegiatan
praktik haji ini merupakan program madrasah yang dilaksanakan setiap tahunnya. Meski belum ada keputusan namun ada keinginan kegiatan
praktik haji seperti ini dapat dilaksanakan langsung di Asrama Haji Sukolilo
Surabaya. Dengan harapan peserta didik dapat mempraktikkan secara langsung sesuai dengan apa yang dialami
oleh para calon jama’ah haji yang sesungguhnya./irw
Wednesday, August 29, 2018
Lewat KIR, Aji buat eskrim dari kulit semangka
Lagi, Program karya ilmiyah remaja (KIR) MTs. Bahrul Ulum Genukwatu kembali mempersembahkan hasil karyanya. kali ini datang dari salah satu siswa kelas KH. Bisri Syansuri 1 (IXa), Irkham Aji Pangstu.
Berawal dari kebiasaan masyarakat
yang kurang memanfaatkan kulit semangka , anak pertama dari pasangan bapak
Ponaji dan ibu Suhartik ini membuat inovasi produk baru berupa eskrim dari
kulit semangka. es krim sendiri dipilih karena rata rata orang menyukainya.
Menurut aji bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan eskrim ini cukup mudah diantaranya kulit semangka, Tepung eskrim , susu, air es.
Dikutip dari tribunjogja.com, Kulit
semangka kaya akan vitamin A, B6 dan C, plus potassium, magnesium dan seng, semua vitamin dan mineral
ini akan membuat tubuh kita bekerja lebih baik dan memiliki lebih banyak
energi. Selain itu
kulit semangka juga memiliki lycopene yang merupakan antioksidan kuat yang
sangat efektif untuk melindungi kita dari berbagai penyakit. begitu banyak manfaat dari
kulit semangka, sehingga banyak yang mengklaim bahwa 95% nilai gizi semangka
justru ada di kulitnya.
Setelah melalui uji organolaptik dengan melibatkan
50 peserta didik , 85% dari mereka
menyukainya baik dari segi rasa, warna maupun tekstur. “ tinggal satu langkah
lagi yaitu uji laboratorium agar dapat
mengetahui kandungannya, sehingga produk ini benar benar siap untuk dipasarkan”.
Ujar ibu Risky Yuni Suryana, S.Pd salah satu guru Karya Ilmiah Remaja di MTs.
Bahrul Ulum Genukwatu./irw
Sunday, March 11, 2018
Tuesday, February 6, 2018
Usaha tak akan menghianati hasil
Pagi itu (23/01) langit diselimuti awan mendung. Tampak dari kejauhan para atlet bola voli dari MTs. Bahrul Ulum Genukwatu mempersiapkan segala sesuatu untuk kembali bertarung dalam rangka mengharumkan nama Madrasah. Sekitar pukul 07.00 mereka mulai bergerak menuju medan yg bertempat di MAN Genukwatu. Ya.., dalam rangka peringatan HUT sekaligus Peresmian nama menjadi MAN 5 Jombang, Madrasah Aliyah Negeri yang terletak di Desa Genukwatu Kecamatan Ngoro tersebut mengadakan berbagai perlombaan, diantaranya pertandingan bola voli se-Kabupaten Jombang dan sekitar.
Matahari mulai meninggi, hingga
ketingat mulai berjatuhan dari badan mereka yang kini tampak hitam, namun hal
tersebut tak melunturkan semangat para atlet dari MTs. Bahrul Ulum Genukwatu.
Satu persatu lawan mulai berguguran. Final sudah didepan mata, final
berlangsung tepat pukul 13.30. Tim MTs. Bahrul ulum dihadapkan dg tim MTsN.
Jogoroto yg tak kalah kuat dg mereka.
"priitt....", peluit
wasit berbunyi lantang, kedua tim mulai bermain apik merebutkan juara 1. Semua
tenaga terkuras demi mendapatkan hasil positif pada akhir pertandingan, usaha
tak menghianati hasil, perjuangan yang mereka lakukan dari awal berbuah manis
dengan merebut juara 1 Pada ajang Bola Volly yang di Gelar di MAN 5 Jombang./Iftia@3a
Monday, January 22, 2018
Setengah bulan di gembleng anggota prabu Amankan Juara I
![]() |
| Pionering Jembatan suramadu karya anak Prabu |
''TaK..." terdengar suara tongkat patah akibat tak kuat
menyangga beban di diatasnya. tongkat tersebut merupakan bagian dari penyangga
saat anak anak pramuka MTs. Bahrul Ulum Genukwatu (Prabu) mencoba membuat pionering
dengan kontruksi jembatan .
Terik matahari serasa menjadi sahabat bagi kulit mereka
yang kini tampak lebih hitam dari biasanya
karena latihan dilakukan setelah jam istirahat hingga pukul 12.30 di halaman MTs. Bahrul Ulum Genukwatu. tak hanya itu,
sandal jepit menjadi satu satunya alat yang paling dicari sebelum mulai merakit
pionering karena dapat menahan panas dari batu pafing yang menjadi teras di halaman
madrasah.
Berbagai konsep mereka terapkan demi mendapatkan hasil
terbaik berupa pionering jembatan yang mampu diselesaikan dalam waktu 90 menit sesuai
dengan juknis perlombaan. 10 hari
berjalan, akhirnya tim yang dimotori
oleh faqin (9D) dan kawan kawan berhasil membuat konsep berupa jembatan "suramadu"."
cukup memuaskan meski butuh pembenahan
dan pengecatan tongkat untuk mempercantiknya" ujar kak irwan
Setengah bulan mereka dipersiapkan dan digembleng untuk
mendapatkan hasil positif pada perlombaan pionering tingkat Kabupaten yang
digelar pada tgl 11-12 November 2017 di Trainig Center (TC) Ngoro. berbeda
dengan tahun-tahun sebelumnya , tahun ini Juhiso mempertemukan para penggalang
se Kabupaten Jombang dengan berbagai perlombaan diantaranya masak rimba, PBB
Variasi, Senam Pramuka, dan Pionering.
Saat perlombaan , tampak menjulang tinggi terlihat dari
kejauhan hasil pionering "jembatan suramadu" karya anak prabu mengalahkan berbagi pionering yang dibuat oleh penggalang dari gugus depan sekolah lain. terlihat para pembina serta panitia
memanfaatkan momen tersebut untuk foto-foto dengan bacground pionering karya
anak anak prabu.
Proses tidak akan menghianati hasil mungkin itu ungkapan
yang tepat untuk menggambarkan perjuangan mereka dalam memperoleh hasil yang
positif diajang tersebut. meski tidak berhasil membawa pulang juara umum namun
para anggota prabu berhasil mengamankan Juara 1 pada ajang lomba pionering
putra. gembira sekaligus haru menyelimuti mereka saat pengumuman hasil perlombaan. " selamat buat adik
adik.. semoga ini menjadi ending yang cantik diujung pengabdian saya sebelum
resign" ujar kak irwan.
Wednesday, January 17, 2018
Kepala Madrasah : Jika biasanya diperingati dengan jalan santai kali ini kita peringati dengan "duduk santai".
Genukwatu -
Ada yang berbeda dengan peringatan hari lahir (harlah) MTs. Bahrul Ulum
Genukwatu ke 53 tahun 2018 kali ini. sebelumnya peringatan harlah diadakan dengan melibatkan kalangan umum lewat kegiatan jalan
santai, namun kali ini peringatan harlah bernuansa religi dengan melibatkan
seluruh jajaran serta walimurid MTs.Bahrul Ulum Genukwatu. "jika biasanya
kita peringati dengan jalan santai maka untuk kali ini kita peringati dengan
duduk santai" ujar Kepala Madrasah Bpk.Mahrus,BA saat memberikan
sambutan.
Bukan tanpa alasan, kegiatan ini
dibuat sedemikian rupa karena bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang kemudian dijadikan dalam satu tema "Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad
SAW & Harlah MTs. Bahrul Ulum Genukwatu ke 53 kita teladani budi pekerti
dan akhlakul karimah Nabi Muhammad SAW".
Kegiatan diawali dengan penampilan
Banjari dari Anak Anak MTs. Bahrul Ulum Genukwatu kemudian dilanjutkan dengan Istighosah
bersama. dan pembacaan Asroqol. yang kemudian diakhiri dengan tausiyah dari Hj.
Hamidah Hanum dari Tambak Beras Jombang. hingga acara selesai kegiatan berjalan
dengan khikmad dan penuh makna.irw











































